BERTAPA atau melakukan segala usaha penekanan terhadap NAFSU adalah usaha yang sia-sia dan palsu belaka, karena tidak mungkin akan berhasil selama di dalam dirinya masih berkecamuk NAFSU itu sendiri. Penekanan atau represi hanya akan menghentikan timbulnya NAFSU yang hanya sementara waktu saja. Bukan berarti NAFSU itu telah mati, melainkan tetap ada. Sewaktu-waktu jika penekanannya berkurang maka akan MELEDAK, NAFSU yang selama ini ditahan-tahannya. Ibarat api dalam sekam, sewaktu-waktu dapat membakar. Mengapa? karena yang menekan NAFSU ini pun sesungguhnya adalah NAFSU sendiri dalam bentuk/nama lain yang kita berikan kepadanya. KEINGINAN tidak mungkin dilenyapkan dengan lain KEINGINAN, karena hanya akan menjadi lingkaran setan yang tak kunjung putus. Apa artinya BERTAPA di tempat yang sunyi, meninggalkan masyarakat agar tidak melihat lagi wanita dan timbul nafsu birahi kalau nafsu birahi itu sendiri masih bercokol dalam hati/batin? Sebaliknya, biarpun hidup di antara seribu w...
Traveler, Motivator, MC, Entrepreneur, Persuader, Explorer, Friendly, Lecturer, Family Man, Writer, Photographer, Blogger