Skip to main content

Posts

Percuma BERTAPA atau Menekan NAFSU BIRAHI.

BERTAPA atau melakukan segala usaha penekanan terhadap NAFSU adalah usaha yang sia-sia dan palsu belaka, karena tidak mungkin akan berhasil selama di dalam dirinya masih berkecamuk NAFSU itu sendiri. Penekanan atau represi hanya akan menghentikan timbulnya NAFSU yang hanya sementara waktu saja. Bukan berarti NAFSU itu telah mati, melainkan tetap ada. Sewaktu-waktu jika penekanannya berkurang maka akan MELEDAK, NAFSU yang selama ini ditahan-tahannya. Ibarat api dalam sekam, sewaktu-waktu dapat membakar. Mengapa? karena yang menekan NAFSU ini pun sesungguhnya adalah NAFSU sendiri dalam bentuk/nama lain yang kita berikan kepadanya. KEINGINAN tidak mungkin dilenyapkan dengan lain KEINGINAN, karena hanya akan menjadi lingkaran setan yang tak kunjung putus. Apa artinya BERTAPA di tempat yang sunyi, meninggalkan masyarakat agar tidak melihat lagi wanita dan timbul nafsu birahi kalau nafsu birahi itu sendiri masih bercokol dalam hati/batin? Sebaliknya, biarpun hidup di antara seribu w...

Dari mana munculnya KESEDIHAN?

Kesedihan adalah salah satu kondisi dari sekian banyak emosi yang dimiliki oleh manusia. Tahukah Anda dari manakah datangnya KESEDIHAN itu?  Kesedihan datang dari pikiran kita akan masa lalu dan masa depan. Masa lalu hanyalah kenangan, sudah lewat, sudah mati. Sedangkan masa depan hanya mimpi, khyalan belaka. Sekarang inilah hidup, saat ini yang penting dan untuk menghadapi saat demi saat dibutuhkan kewaspadaan yang mendalam.  Begitu kita mencurahkan kewaspadaan pada saat sekarang, maka segala kenangan, segala harapan dan segala khayalan lenyap. Tidak ada lagi penyebab timbulnya duka. Hadapilah saat ini, sekarang ini, detik ini dan jangan memikirkan masa lalu atau masa depan. Pedang Awan Merah pg.34 Ko Ping Ho

ALTRUIST

Alkisah, ada seorang kaya yang bertanya kepada seorang Pastor, mengapa dia selalu dibilang pelit dan kikir oleh orang-orang, padahal apabila kelak ia meninggal 'toh seluruh hartanya akan diberikan ke gereja. Pastor itu kemudian menjawab dengan sebuah cerita. Di suatu kehidupan, hiduplan seekor babi dan sapi. Mereka terlibat dalam suatu perbincangan. Babi mengeluh, "Kenapa sih orang-orang selalu menjelek-jelekkan diriku, bilang aku malas lah, rakus lah, dll., padahal ketika nanti aku mati, toh aku memberikan badanku untuk dimakan oleh manusia. Sedangkan kenapa kamu lebih dikasihi oleh manusia." Sapi menjawab, "Kamu memberi setelah kamu tiada, tapi saya memberi apa yang ada pada saya selagi saya masih hidup. Saya memberikan susu untuk diminum oleh manusia." Pesan Moral: Manfaatkanlah dirimu dengan memberi kepada sesama apa yang kamu miliki selagi kamu masih hidup, bukan pada saat kamu mati. Kebaikan itu dimulai dari sekarang. Jadilah Altruist dan Man For Oth...

Yang Terpenting, Apa yang Bisa Anda Lakukan!

What You Can DO that Matters! (Matius 28:1-10) Y.L. Indra Kurniawan Alkisah, ada seorang pemuda tampan yang masih jomblo . Suatu kali tanpa disengaja ia bertemu dengan seorang gadis yang ternyata mampu mencuri perhatiannya. Perangai sang gadis yang selalu riang gembira dan sedikit manja rupanya telah memikat hati sang pemuda. Tak disangka ternyata sang gadis pun juga jatuh hati kepada sang pemuda. Tidak ada hal yang paling membahagiakan di dunia ini ketika cinta saling berbalas dan bertepuk tangan . Saya yakin, anda pun pernah mengalami momen-momen semacam ini. Seperti ada pepatah, “ Kalau cinta sudah melekat, t*i kotok serasa coklat ”. Namun sayangnya baru beberapa bulan berselang, sang gadis pun mulai bosan dan memutuskan hubungannya dengan sang pemuda. Hancurlah hati sang pemuda. Bagaikan seorang anak yang baru saja gembira karena mendapatkan mainan baru, tapi langsung sedih uring-uringan karena mainannya sudah hilang. Ahmad Dhani pun bernyanyi, “ Hancur hatiku, mengenang dik...

Pendakian Gunung Rinjani

Kali ini saya mau kilas balik lagi tentang kisah perjalanan saya dalam pendakian ke Rinjani dua tahun lalu. Berhubung saya sudah bertahun-tahun vakum naik gunung, maka begitu start up lagi saya langsung mau hajar gunung-gunung tertinggi di Indonesia. Pengalaman terakhir saya naik ke Semeru fisik saya kurang maksimal, maka dari itu pendakian kali ini saya berlatih lebih keras lagi supaya fisik saya jauh lebih terbiasa. Saya rutin berolahraga dan menjaga berat badan tubuh agar tetap prima. Kalau ditanya bagus mana Semeru dan Rinjani, saya akan menjawab dua-duanya bagus dan ada kelebihannya masing-masing. Tapi pendakian ke Rinjani kali ini tidak sedingin waktu ke Semeru, jadi tidak terlalu mengigil. hahaa... Day 1 Mengingat pengalaman tahun lalu yang kurang baik mengenai penerbangan, sekali ketinggalan pesawat dan salah beli tiket, akhirnya saya memutuskan untuk meng-handle semuanya sendiri. Sulit mempercayai orang lain soal ini. Pusat Vulkanik Gn Rinjani Dan syukurlah, semua be...

TUHAN, KEJAHATAN, PENDERITAAN

“Jika Allah itu BAIK, mengapa Ia mengizinkan adanya kejahatan dan penderitaan?” Dalam kitab Ayub dikisahkan bahwa Ayub, seorang saleh yang hidupnya selalu baik ternyata mengalami penderitaan terus-menerus sampai Ayub sendiri merasa  tidak berdaya akan situasi kemalangan yang menimpanya. Ternyata situasi yang  dialami Ayub (mungkin) juga menimpa kehidupan kita dengan cara dan bentuk yang berbeda. Pada kenyataannya di dunia ini terdapat kejahatan dan penderitaan. Lalu inti pertanyaannya adalah: Apa sebabnya Allah mengizinkan adanya kejahatan dan penderitaan dalam dunia? Fakta adanya kejahatan dan penderitaan bertentangan dengan eksistensi Allah yang Mahatahu, Mahakuasa, dan Mahabaik. Jika Allah memang demikian, mengapa Ia membiarkan adanya kejahatan dan penderitaan di dunia? Untuk mengkaji persoalan ini, kita perlu membedakan dua masalah: masalah kejahatan dan masalah keburukan pada umumnya, khususnya penderitaan. KEJAHATAN Kejahatan menyangkut fakta bahwa manusia...

Iman dan Akal Budi

THOMAS AQUINAS Mengenal Allah Thomas Aquinas (1225-1274) adalah seorang imam Dominikan yang hidup pada zaman Skolastik (sekitar abad ke-12 dan ke-13). Ia mendasarkan filsafatnya pada filsafat Aristoteles dan pemikiran Augustinus yang dipengaruhi oleh filsafat Neo-Platonisme. Pada tahun 1879, ajaran Thomas (Thomisme) dinyatakan sebagai dasar bagi filsafat kristiani. Iman dan Akal Budi Thomas mengatakan bahwa iman dan akal budi tidaklah bertentangan karena keduanya berasal dari Allah. Keduanya pada akhirnya akan sampai kepada kebenaran hakiki yang sama. Perbedaannya hanya terletak pada metode yang digunakan. Filsafat memulai penyelidikannya dari benda-benda ciptaan. Sedangkan teologi menempatkan Allah dahulu sebagai asal dan fondasi untuk penyelidikannya terhadap benda-benda ciptaan. Teologi memerlukan wahyu Allah. Dari sini Thomas memunculkan unsur iman, karena untuk menerima wahyu diperlukan iman. Dengan iman, seseorang mencapai pengetahuan adikodrati yang disampaikan kepada...