Skip to main content

Percuma BERTAPA atau Menekan NAFSU BIRAHI.

BERTAPA atau melakukan segala usaha penekanan terhadap NAFSU adalah usaha yang sia-sia dan palsu belaka, karena tidak mungkin akan berhasil selama di dalam dirinya masih berkecamuk NAFSU itu sendiri.
Penekanan atau represi hanya akan menghentikan timbulnya NAFSU yang hanya sementara waktu saja. Bukan berarti NAFSU itu telah mati, melainkan tetap ada. Sewaktu-waktu jika penekanannya berkurang maka akan MELEDAK, NAFSU yang selama ini ditahan-tahannya. Ibarat api dalam sekam, sewaktu-waktu dapat membakar.
Mengapa? karena yang menekan NAFSU ini pun sesungguhnya adalah NAFSU sendiri dalam bentuk/nama lain yang kita berikan kepadanya. KEINGINAN tidak mungkin dilenyapkan dengan lain KEINGINAN, karena hanya akan menjadi lingkaran setan yang tak kunjung putus.
Apa artinya BERTAPA di tempat yang sunyi, meninggalkan masyarakat agar tidak melihat lagi wanita dan timbul nafsu birahi kalau nafsu birahi itu sendiri masih bercokol dalam hati/batin?
Sebaliknya, biarpun hidup di antara seribu wanita cantik, kalau memang tidak ada nafsu birahi di dalam hatinya yang bersih, pasti tidak ada gangguan di dalam batin.
Jadi yang terpenting bukanlah pelarian, bukan mencari pelarian atau melarikan diri dari segala macam NAFSU. Melainkan membebaskan diri dari NAFSU BIRAHI.
Kebebasan ini hanya dapat terjadi apabila kita mengenal benar diri kita sendiri, mengenal NAFSU BIRAHI yang membakar kita. Dan tidak mungkin kita dapat mengenal tanpa kita mempelajari, mengawasi dan mengamati dengan seksama tanpa usaha untuk menundukkannya. Dengan pengamatan ini maka segala akan tampak jelas, segala akan kita kenal dan dari pengamatan timbul pengertian, dari pengertian akan muncul suatu tindakan yang berlainan sama sekali dari tindakan palsu pelarian.

Bu Kek Sian Su
Ko Ping Ho

Comments

Popular posts from this blog

TEKNIK PUBLIC SPEAKING

MELATIH KEMAMPUAN BERBICARA ANDA PUBLIC SPEAKING (Y.L. Indra Kurniawan S.S.,M.M.) -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Do You Feel Nervous..?? Saya ingat betul ketika pertama kali saya mulai berbicara di depan publik, dengan seisi ruangan yang nyaris tidak ada yang saya kenal sama sekali. Weww… jangankan berbicara, masuk ke dalam ruangan pun kaki sudah gemetar dan keringat dingin. Saya yakin h ampir setiap orang pernah mengalami situasi kehilangan rasa percaya diri dan mencemaskan apa yang akan dilakukan atau katakan hingga mengakibatkan sulitnya berkomunikasi. Beberapa orang akan merasa gugup dalam situasi yang melibatkan orang yang tidak dikenal dengan baik, sedangkan beberapa yang lain akan cukup percaya diri untuk bercakap-cakap dengan satu atau dua wajah baru , tetapi hatinya gentar saat dihadapkan dengan ruangan be...

Kejujuran dan Kerja Keras

KEJUJURAN + KERJA KERAS = OUTSTANDING! Yohanes 21:1-19 Seorang CEO dari sebuah perusahaan besar ternama sedang berusaha mencari penerus perusahaannya. Kemudian ia mengumpulkan seluruh staff karyawannya dan memberikan mereka masing-masing sebuah benih. Lalu ia berkata, “Sirami benih ini dengan teratur, rawat dan kembalikan setahun dari sekarang. Tanaman yang paling TERBAIK akan menjadi penggantiku di perusahaan ini”. Seorang karyawan bernama Benjamin pulang ke rumah dengan benih yang siap dirawat. Ia mencoba dengan sebaik mungkin dengan memberi pupuk, menyiramnya dengan air lalu memberikan sinar matahari yang cukup setiap hari. Bulan demi bulan berlalu tapi benih Benjamin tidak menampakkan hasil apapun, sedangkan orang-orang lain di kantor sedang seru membicarakan perkembangan tanaman mereka. Benjamin merasa putus asa dan gagal. Setelah satu tahun semua karyawan kembali dikumpulkan dengan membawa tanamannya masing-masing. Benjamin sebenarnya ragu, dia tidak mau membawa...

RABU ABU

Pagi ini mungkin Anda melihat orang-orang di sekitar Anda tertera tanda salib dari debu di dahi mereka. Mereka yang tidak tahu, pasti akan bertanya-tanya, "Apa sih itu?? Belum mandi kali yaaa...??" Rabu Abu dalam tradisi Gereja Katolik adalah permulaan dimulainya masa PraPaskah dengan berpuasa dan berpantang untuk menyiapkan diri saat menyambut kebangkitan Kristus. Apakah perlu kita berpuasa dan berpantang? Nanti kalau jadinya sakit bagaimana? Kalau masuk angin kan repot. Sebenarnya puasa dan pantang dalam Gereja Katolik itu cukup mudah tapi lumayan menantang juga. Jika di agama lain ada waktunya sahur dan buka puasa, kalau di Katolik tidak main yang begitu-begituan. Aturan PUASA di Katolik: makan sekali kenyang saja. Bukan berarti selama puasa ada makan-makan lain yang tidak begitu kenyang. Itu bukan puasa namanya, tapi makan sekali kenyang diiringi dengan cemilan-cemilan. Jadi cukup makan sekali saja dalam sehari dan boleh minum air putih, bukan minum kopi, susu a...